Mungkin sekarang ini kata hard working sudah perlahan ditinggalkan oleh berbagai kalangan pekerja.
Penggunaan kata hard working mungkin ditujukan kepada orang'' yang memiliki jiwa pekerja ato sebaliknya, orang yang malas bekerja. Dari dulu gw selalu dideoktrin ama ortu supaya bisa menjadi orang yang pekerja keras, tapi once in a time, gw suka nanya dengan diri sendiri apa sih kategori KERAS dalam bekerja? apakah harus menggunakan fisik yg keras? ato harus mengkonsumsi makanan keras? ato harus bersiKERAS dalam mempertahankan sesuatu? atau malah mengeraskan sesuatu yang butuh dikeraskan?
Persepsi gw mungkin keras disini lebih ke terminology sebuah kegigihan!
semakin lo gigih dalam bekerja and berusaha pasti lo ngedapetin apa yang lo mau. Nah masalah pun muncul dengan kehadiran sebuah terminology baru, CERDAS!. Dimana letak perdebatan antara bekerja keras dengan bekerja dengan cerdas? Apakah kerja keras pada dasarnya tidak menggunakan kecerdasan utk meraih sebuah hasil? or sebaliknya apakah sebuah kecerdasan tidak membutuhkan kegigihan dalam meraih impian?
Kerja keras sendiri usaha yang dilakukan berlebihan porsinya dari yang biasa demi tujuan mendapatkan hasil yang maksimal, sedangkan kerja dengan cerdas lebih menggunakan kemampuan otak untuk berfikir secara cepat tanpa harus menggunakan tenaga ato fikiran terlalu berlebihan terhadap suatu hal. Well itu mungkin dari sudut pandang gw sih.
Dari apa yang gw paparkan diatas, mungkin gw lebih memilih utk bekerja dengan cerdas daripada bekerja keras. gw ga tau juga nih kedepannya bakalan ada lagi kah terminology baru yang bisa mengalahkan bekerja dengan cerdas!
gambar dibawah sedikit gambaran mana yg bekerja dgn cerdas drpd terlalu maksa untuk bekerja..
hahahaa
Cari Blog Ini
Selasa, 20 Juli 2010
Senin, 12 Juli 2010
Kost'' an dan makna umum dibalik keunikan kost'an
Well mungkin yang ngerasa ga pernah ngekost (kyk gw) pasti pernah terfikir untuk tau gimana sih sebenarnya lika liku kehidupan dunia perkost-an. Jujur gw punya byk banget teman yang ngekost, mulai dari yang merantau ke Medan sampai yang asli orang lokal juga ngekost (alasan mereka cukup simple, pgn bebas)
Di sekitar kita banyak yang menawari jasa kost, mulai dari yang murah sampe yang mahal mirip apartemen (bahkan ada kenalan gw yang tinggal dikost tp fasilitasnya uda sama kyk apartemen), gw pribadi ngeliat keunikan kost itu mgkn dari segi kebebasan, mulai dengan alasan merantau (wajar) ampe ada yang bilang karena bosan tinggal ama keluarga (ahay). Kebebasan disini mungkin memiliki kecendrungan untuk bisa ngelakuin apa aja tanpa harus mengikuti aturan rumah tangga dalam keluarga, bahkan ampe yang namanya faktor PLUS juga bisa dijadikan makna kebebasan itu sendiri.
Disekitar kuliahan gw dulu, banyak banget kost''an, wajar sih karena daerah perkuliahan, dan gw sering juga main kekost mereka, walau suka shock kdg'' dkost mereka nemuin hal yang janggal (no need to mention), ada beberapa hal yang unik, misalnya sharing kamar mandi, pola makan yang bebas, bahkan jam malam yang tak terbatas, kebebasan yang sangat mewah! Tp ada juga teman yang ngekost ditempat yg lumayan ketat, kebanyakan sih kost keluarga gitu, dan tentunya wajib ngikutin peraturan disitu, ato klu ga ya siap'' disuguhi muka datar ama masem dari empunya kost.
Keunikan lainnya dari dunia per-kost-an (rada mirip ama kata perkosa, jadi ga enak), adalah kita bisa free as a bird, mau bawa harimau, kucing, burung bahkan nyamuk seksi juga bisa!Tp baliknya lagi ya itu tergantung dimana kostnya sih, lagian mana ada sih orang yang mau merugikan kebebasan yang didapat dari kost''an. Ada juga nilai positif dari kost, kita bisa lebih independen dan tau nih kira'' keadaan keuangan agak krisis, jadinya lebih bisa aware diri sendiri, trus enaknya ngekost bisa ngebuat kita menjadi diri sendiri, mo ngapain kek, kemana kek, apa kek, semuanya berdasarkan apa yang kita mau.
So kalau sekarang lo ada yang kepikiran untuk kost (ato uda ngekost'') setuju ga sih dengan pandangan gw ttg keunikan dunia kost''an?
Di sekitar kita banyak yang menawari jasa kost, mulai dari yang murah sampe yang mahal mirip apartemen (bahkan ada kenalan gw yang tinggal dikost tp fasilitasnya uda sama kyk apartemen), gw pribadi ngeliat keunikan kost itu mgkn dari segi kebebasan, mulai dengan alasan merantau (wajar) ampe ada yang bilang karena bosan tinggal ama keluarga (ahay). Kebebasan disini mungkin memiliki kecendrungan untuk bisa ngelakuin apa aja tanpa harus mengikuti aturan rumah tangga dalam keluarga, bahkan ampe yang namanya faktor PLUS juga bisa dijadikan makna kebebasan itu sendiri.
Disekitar kuliahan gw dulu, banyak banget kost''an, wajar sih karena daerah perkuliahan, dan gw sering juga main kekost mereka, walau suka shock kdg'' dkost mereka nemuin hal yang janggal (no need to mention), ada beberapa hal yang unik, misalnya sharing kamar mandi, pola makan yang bebas, bahkan jam malam yang tak terbatas, kebebasan yang sangat mewah! Tp ada juga teman yang ngekost ditempat yg lumayan ketat, kebanyakan sih kost keluarga gitu, dan tentunya wajib ngikutin peraturan disitu, ato klu ga ya siap'' disuguhi muka datar ama masem dari empunya kost.
Keunikan lainnya dari dunia per-kost-an (rada mirip ama kata perkosa, jadi ga enak), adalah kita bisa free as a bird, mau bawa harimau, kucing, burung bahkan nyamuk seksi juga bisa!Tp baliknya lagi ya itu tergantung dimana kostnya sih, lagian mana ada sih orang yang mau merugikan kebebasan yang didapat dari kost''an. Ada juga nilai positif dari kost, kita bisa lebih independen dan tau nih kira'' keadaan keuangan agak krisis, jadinya lebih bisa aware diri sendiri, trus enaknya ngekost bisa ngebuat kita menjadi diri sendiri, mo ngapain kek, kemana kek, apa kek, semuanya berdasarkan apa yang kita mau.
So kalau sekarang lo ada yang kepikiran untuk kost (ato uda ngekost'') setuju ga sih dengan pandangan gw ttg keunikan dunia kost''an?
Spanyol bukan cuma sekedar banyol-an
Piala dunia akhirnya kelar dan memberikan sebuah pragmatis yang cukup mengejutkan banget, dianggap sebagai Team underdog ngebuat Spanyol ngerasa bukan team yang hanya penuh banyolan and the prooved it!
Ngebantai Belanda 1-0 dan mostly selama permainan Spanyol memang mendominasi, gw dengan mata setengah ngatuk diawal pertandingan pun bisa dengan jelasnya ngeliat klu Spanyol uda punya bibit bakalan menang. hingga pada akhirnya Spanyol menang,,hahahahaaa,,,,,,
Sensasi kemenangan yang menyenangkan!!
Ngebantai Belanda 1-0 dan mostly selama permainan Spanyol memang mendominasi, gw dengan mata setengah ngatuk diawal pertandingan pun bisa dengan jelasnya ngeliat klu Spanyol uda punya bibit bakalan menang. hingga pada akhirnya Spanyol menang,,hahahahaaa,,,,,,
Sensasi kemenangan yang menyenangkan!!
Jumat, 09 Juli 2010
World Cup Fever = Euphoria
Banyak hal yang bisa ngebuat semua orang berfikir bahwa sebuah perhelatan Piala Dunia bisa menjadi ajang yang mendatangkan keuntungan, baik secara materil maupun kejiwaaan. Sekaligus juga merupakan ajang kesakitan, baik materil maupun kejiwaaan(frankly speaking).
Ada beberapa teman gw yang bisa dikatakan addict dengan piala dunia, walau sebenarnya mereka ga terlalu suka dengan sepak bola secara overall. Faktor yang ngebuat mereka addict adalah sebuah kata yang sangat WOW (versi gw) = TARUHAN.
Taruhan disini bisa diartikan dengan duit ato saling men-traktir (walau mostly it turns into Money),lol.
Pada waktu pertandingan antara Jerman - Inggris ada salah seorang tmn yang berani taruhan sampai jutaan rupiah ( tmn gw fans berat Inggris), ketika pada akhirnya Inggris harus dipermalukan 4-1 ama jerman, yang ada teman gw harus rela ngantri di Pegadaian.
Ada beberapa kenikmatan buat gw pribadi ketika menyaksikan piala dunia, walau sebenarnya gw ga terlalu suka nonton (main) bola, misalnya momen bergadang tengah malam demi nonton piala dunia, trus kudapan or cemilan yang gw memang sengaja beli untuk nemenin pas nonton bola, ato bahkan ngajakin teman rame2 nonton bareng bola.
Bisa gw bilang dari segi porsi sendiri permainan bola itu hanya sekian persen, selebihnya adalah euphoria kyk yang diatas gw sebutin, karena mengingat piala dunia 1x dalam 5 tahun, tapi kenapa ketika piala champion or liga eropa gw terlalu malas utk memiliki euphoria? ah, apakah gw hanya terikut penyakit latah orang2?
mungkin iya juga sih, karena gw juga kadang mikir ga terlalu penting juga sepak bola, hahahahaa.
Adalagi yang lumayan mengejutkan tentang piala dunia tahun ini, puhleeasee whelcum PAUL THE OCTOPUS. seekor gurita yang akhirnya harus mengakhiri nyawanya dimeja makan untuk disantap oleh orang jerman karena telah memilih Spanyol sebagai pemenang dalam pertandingan melawan Jerman,
Apa salah si gurita malang itu? dia hanyalah seekor gurita yang dianggap (org jerman sendiri) sebagai hewan paling tinggi derajatnya dalam hal dunia prediksi dan ramalan.
Kalau di Jerman ada Paul the octopus, disini kita punya om Dedi Corbuzer (bener ga tulisannya?),
si doi Dedi ini memprediksikan pemenang piala dunia dengan menggantungkan sebuah tebakan siapa yang menjadi juara dunia disebuah bangunan yang ada di Jakarta, banyak spekulasi yang beredar dengan clue yang diberikan dedi, seperti kode gabungan angka dan huruf, bahkan yang paling naifnya adalah fans Jerman mengklaim bahwa itu clue untuk kemenangan Tim Panser Jerman (walau akhirnya bandara di Afrika byk dibanjiri oleh suporter Jerman and tentunya permain Jerman karena berhasil dilibas ama Spanyol 1-0) .
So apakah ramalan Dedi Corbuzer (sekalilagi bener ga sih tulisannya?) bener?
kita lihat saja nanti,,,yang pasti Spanyol sudah berdecak pinggang di final, apakah mereka akan berlaga melawan Belanda or Paraguay?
Indahnya Euphoria Piala Dunia,,,
Ada beberapa teman gw yang bisa dikatakan addict dengan piala dunia, walau sebenarnya mereka ga terlalu suka dengan sepak bola secara overall. Faktor yang ngebuat mereka addict adalah sebuah kata yang sangat WOW (versi gw) = TARUHAN.
Taruhan disini bisa diartikan dengan duit ato saling men-traktir (walau mostly it turns into Money),lol.Pada waktu pertandingan antara Jerman - Inggris ada salah seorang tmn yang berani taruhan sampai jutaan rupiah ( tmn gw fans berat Inggris), ketika pada akhirnya Inggris harus dipermalukan 4-1 ama jerman, yang ada teman gw harus rela ngantri di Pegadaian.
Ada beberapa kenikmatan buat gw pribadi ketika menyaksikan piala dunia, walau sebenarnya gw ga terlalu suka nonton (main) bola, misalnya momen bergadang tengah malam demi nonton piala dunia, trus kudapan or cemilan yang gw memang sengaja beli untuk nemenin pas nonton bola, ato bahkan ngajakin teman rame2 nonton bareng bola.
Bisa gw bilang dari segi porsi sendiri permainan bola itu hanya sekian persen, selebihnya adalah euphoria kyk yang diatas gw sebutin, karena mengingat piala dunia 1x dalam 5 tahun, tapi kenapa ketika piala champion or liga eropa gw terlalu malas utk memiliki euphoria? ah, apakah gw hanya terikut penyakit latah orang2?
mungkin iya juga sih, karena gw juga kadang mikir ga terlalu penting juga sepak bola, hahahahaa.
Adalagi yang lumayan mengejutkan tentang piala dunia tahun ini, puhleeasee whelcum PAUL THE OCTOPUS. seekor gurita yang akhirnya harus mengakhiri nyawanya dimeja makan untuk disantap oleh orang jerman karena telah memilih Spanyol sebagai pemenang dalam pertandingan melawan Jerman,
Apa salah si gurita malang itu? dia hanyalah seekor gurita yang dianggap (org jerman sendiri) sebagai hewan paling tinggi derajatnya dalam hal dunia prediksi dan ramalan.
Kalau di Jerman ada Paul the octopus, disini kita punya om Dedi Corbuzer (bener ga tulisannya?),
si doi Dedi ini memprediksikan pemenang piala dunia dengan menggantungkan sebuah tebakan siapa yang menjadi juara dunia disebuah bangunan yang ada di Jakarta, banyak spekulasi yang beredar dengan clue yang diberikan dedi, seperti kode gabungan angka dan huruf, bahkan yang paling naifnya adalah fans Jerman mengklaim bahwa itu clue untuk kemenangan Tim Panser Jerman (walau akhirnya bandara di Afrika byk dibanjiri oleh suporter Jerman and tentunya permain Jerman karena berhasil dilibas ama Spanyol 1-0) .
So apakah ramalan Dedi Corbuzer (sekalilagi bener ga sih tulisannya?) bener?
kita lihat saja nanti,,,yang pasti Spanyol sudah berdecak pinggang di final, apakah mereka akan berlaga melawan Belanda or Paraguay?
Indahnya Euphoria Piala Dunia,,,
Langganan:
Postingan (Atom)


